Penyakit Hernia Dan Penyebabnya

Published on Author Jeng SriLeave a comment

Penyakit Hernia

penyakit hernia dan penyebabnyaPenyakit hernia selama ini sering dikenal sebagai penyakit pria, karena hanya kaum pria yang memiliki bagian khusus dalam rongga perut untuk mendukung fungsi alat kelaminnya.

Hernia atau sering disebut dengan turun berok merupakan penyakit akibat dari turunnya buah zakar seiring melemahnya lapisan otot dinding perut. Kata hernia berasal dariĀ  bahasa latin, yaitu herniae, artinya menonjolnya isi suatu rongga melalui jaringan ikat tipis yang lemah pada dinding rongga. Dinding rongga yang lemah itu membentuk suatu kantong dengan pintu berupa cincin. Gangguan ini sering terjadi didaerah perut dengan isis yang keluar berupa bagian dari usus.

Hernia bukan termasuk penyakit turunan dan dapat terjadi pada semua lapisan umur, baik muda maupun tua. Proses terjadinya hernia pada bayi berbeda dengan hernia pada orang dewasa. Pada bayi lebih sering disebabkan oleh kurang sempurnanya procesus vaginalis untuk menutup seiring dengan turunnya testis atau buah zakar. Sedangkan pada orang dewasa hernia terjadi akibat dari adanya tekanan yang tinggi dalam rongga perut dan kelemahan otot dinding perut karena faktor usia.

Penyakit hernia banyak dialami oleh orang yang tinggal diperkotaan yang pada umumnya penuh dengan aktivitas maupun kesibukan yang membutuhkan stamin ayang tinggi. Jika staminanya kurang bagus dan terus dipaksakan, maka penyakit hernia akan mudah menghinggapinya. Berdasarkan terjadinya hernia dibedakan menjadi :

  • Hernia bawaan (Kongenital)
  • Hernia yang didapat (Akuisita).

Berdasarkan letaknya hernia dibagi menjadi :

  • Hernia Diafragma, yaitu menonjolnya organ perut kedalam rongga dada melalui lubang pada diafragma (sekat yang membatasi rongga dada dan rongga perut)
  • Hernia Inguinal
  • Hernia Umbilical, yaitu benjolan yang masuk melalui cincin umbilikus (pusar)
  • Hernia Femoral, yaitu benjolan dilipat paha melalui anulus femoralis

Sedangkan menurut sifatnya, hernia dibagi menjadi :

  • Reponibel, bila isi hernia dapat keluar masuk dalam waktu yang singkat
  • Irreponibel, bila isi kantung hernia tidak dapat dikembalikan kedalam rongga
  • Strangulata, bila terdapat keluhan nyeri, biasanya disebabkan oleh terjepitnya pembuluh darah
  • Incarserata, terdapat tanda obstruktif, tidak bisa buang air besar, tidan dapat buang angin, dan terdapat nyeri
  • Akreta, jika tidak ada keluhan rasa nyeri ataupun tanda sumbatan usus akibat perlekatan tersebut

 

Penyebab Penyakit Hernia

penyakit hernia dan penyebabnya1Penyakit Hernia disebabkan karena tidak sempurnanya penutupan kanal saluran perpindahan organ saat bayi masih dalam kandungan. Sehingga saluran yang seharunya menutup, tetap terbuka dan menjadi titik lemah, misalnya pada dinding perut. Pada bayi laki-laki, testis yang semula berada didalam perut akan berpindak ke tempat normalnya sebelum bayi lahir. Perpindahan tersebut melalui saluran khusus. Jika saluran tersebut tidak tertutup setelah bayi lahir, maka kemungkinan bayi dapat mengalami penyakit hernia.

Faktor lain yang dapat menjadi penyebab penyakit hernia adalah adanya tekanana dalam rongga tubuh yang besar, seperti ketika seseorang mengedan secara terus menerus akibat konstipasi menahun, wanita yang sedang melahirkan, adanya penumpukan cairan yang tidak normal dalam rongga perut (ascites), batuk terus menerus, penyakit paru, obesitas, susah buang air besar, dan sebagainya.

Sebenarnya banyak diantara masyarakat yang telah mengetahui mengenai gejala awal penyakit hernia, namun sering kali mereka tidak menyadarinya. Pada awalnya gejala yang dirasakan adalah berupa keluhan benjolan pada lipatan paha. Biasanya akan timbul bila berdiri, batuk, bersin, mengejan atau mengangkat barang-barang berat. Keluhan tersebut akan hilang bila penderita berbaring.

Hernia dapat menjadi berbahaya jika telah terjadi jepitan isi hernia oleh cincin hernia. Pembuluh darah didaerah tersebut lama kelamaan akan mati dan akan terjadi penimbunan racun. Jika dibiarkan secara terus menerus, maka racun tersebut akan menyebar keseluruh daerah perut sehingga dapat menyebabkan terjadinya infeksi didalam tubuh.

Tindakan pencegahan harus dilakukan untuk menghindari penyakit hernia yang semakin parah. Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit hernia adalah dengan mengetahui penyebabnya. Hernia yang timbul akaibat bawaan dan efek penuaan tidak dapat dicegah. hernia dapat timbul bila otot dinding tipis yang menyekat/membungkus organ mendapatkan tekanan melebihi kapasitasnya. berikut beberapa cara pencegahan yang dapat dilakukan, yaitu :

 

  • Gunaka teknik mengangkan beban yang benar. Selalu gunakan kaki Anda dan bukan otot punggung untuk mengangkat, jika perlu lutut ditekuk. Pakailan dukungan penahan ketika melakukan kegiatan mengangkat beban yang berat.
  • Sampaikan kesulitan buang air kecil ke dokter. Kesulitan buang air kronis dapat menyebabkan hernia. Penyebab buang air kecil perlu ditentukan dan diobati.
  • Jika Anda memiliki berat badan berlebih, maka mulailah untuk berat badan Anda.
  • Hindari sembelit dengan banyak makan serat, banyak minum air putih, dan jangan tahan ketika ingin buang air kecil.
  • Bberolahraga secara teratur
  • Berhenti merokok. Oksigen buruk akibat merokok dapat menyebabkan kerusakan otot dan kelemahan otot yang menjadi sasaran utama perkembangan hernia.

 

Semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan dapat membantu Anda untuk lebih waspada terhadap penyakit hernia dengan melakukan pencegahan dan menghindari hal-hal yang menjadi penyebabnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *